Kematian Musa Sang Abdi Allah : Hermeneutik Ulangan 34:6 Sebagai Perspektif Kritis Tentang Subjek Yang Menguburkan Musa
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah memberikan penjelasan kepada para pembaca kontem-porer dan juga kaum awam tentang makna dari narasi kematian Musa yang diku-burkan oleh Allah. Untuk itu penulis akan menjelaskan dan menawarkan suatu per-pektif baru terhadap subjek yang menguburkan Musa yang tercatat dalam narasi Ulangan 34:6.. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penafsiran atau hermeneutik dengan pendekatan kritik naratif. Langkah operasional yang dilakukan penulis yaitu mencari literatur untuk menafsirkan beberapa kata penting dalam teks terpilih, kemudian perbandingan beberapa terjemahan dan mendialogkannya dengan beberapa penafsiran terdahulu yang paling relevan dengan lokus masalah, serta menarik kesimpulan berdasarkan studi kepustakaan tersebut. Dari penelitian ini ditemukan bahwa teks terpilih, dengan persoalan ‘Tuhan sebagai subjek yang menguburkan Musa” adalah sebuah bentuk penghargaan melalui obituari yang lebih ditekankan untuk menghasilkan kohesi sosial dan simbol religiositas yang besar di antara bangsa Israel, karena peran dan dedikasi pemimpin mereka, Musa. pembacaan kontemporer diharapkan akan lebih mengarah kepada pemahaman akan narasi dan melihat subjek yang menguburkan Musa sebagai bentuk obituary simbolik untuk menghasilkan kohesi sosial bagi bangsa Israel.
Full Text:
PDFReferences
Adamczewski, Bartosz. Deuteronomy–Judges: A Hypertextual Commentary. Peter Lang, 2020.
Ausloos, Hans. “Deuteronomy 34 : 6 : Moses ’ Burial in Text and Translation.” HTS Theological Studies 77 (2021): 6–10.
Baxter, J. Sidlow. Menggali Isi Alkitab. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 2012.
Benjamin, Don C. Social World of Deuteronomy a New Feminist Commentary. Wipf and Stock, 2015.
Cairns, I.J. Tafsiran Alkitab : Kitab Ulangan Pasal 12-34. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2015.
Coomber, Matthew, R. Page Jr, Daniel L. Smith-Christopher, Thomas B. Dozeman, Robert Kugler, Karl N. Jacobsok, and Harold V. Bennett. The Pentateuch : FORTRESS COMMENTARY ON THE BIBLE STUDY EDITION. Fortress Press Publications Staff:, 2016.
Hardiman, F. Budi. Seni Memahami : Hermeneutik Dari Schleiermacher Sampai Derrida. Daerah Istimewa Yogyakarta: Kanisius, 2015.
Hatton, Robert G. Bratcher dan Howard A. Pedoman Penafsiran Alkitab Kitab Ulangan. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia, 2020.
Kaiser, Walter C. The Death Of Moses In Deuteronomy 34 And Its Authorship. Carolina Utara: Christian Rersearch Institute, 2019.
Labobar, Kresbinol. Dasar-Dasar Hermeneutik : Metode Penafsiran Alkitab Yang Mudah Dan Tepat. Yogyakarta: Penerbit ANDI (Penerbit Buku dan Majalah Rohani), 2017.
Propp, William H. “The Rod of Aaron and the Sin of Moses.” Journal of Biblical Literature 107, no. 1 (2016).
Rad, Gerhard von. Deuteronomy: A Commentary. Westminster John Knox Press, 2021.
Rompah, Christ Susan. “Makna Kematian Musa Dalam Ulangan 34 Dan Kaitannya Dengan Politik Pencitraan Dalam Suksesi Kepemimpinan Musa-Yosua.” Universitas Kristen Duta Wacana, 2012.
Schnittjer, Gary Edward. The Torah Story. Malang: Gandum Mas, 2015.
Schultz, Samuel. Deuteronomy- Everyman’s Bible Commentary. Moody Publishers, 2014.
Sitompul, A.A, and Ulrich Beyer. METODE PENAFSIRAN ALKITAB. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2016.
Snoek, I. Sejarah Suci : Buku Pelajaran. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2006.
Theological Wordbook of the Old Testament. n.d. Accessed September 26, 2024. http://archive.org/details/theological-wordbook-of-the-old-testament.
DOI: https://doi.org/10.55772/filadelfia.v6i2.253
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Alamat: Jl. Sumberan No.3, Ledok, Sajen, Kec. Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur 61374
Creative Commons License Karya ini dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

.png)
_.png)